Perlukah Merevisi Kurikulum Mata Pelajaran Sejarah?

Perlukah Merevisi Kurikulum Mata Pelajaran Sejarah?

UISU/FKIP – Beberapa hari belakangan santer terdengar isu tentang penghapusan mata pelajaran sejarah dari kurikulum nasional di Indonesia. Hal tersebut membuat resah masyarakat Indonesia terutama para pengamat sejarah dan pendidik sejarah. FKIP UISU memliliki Program Studi Pendidikan Sejarah, yang pastinya akan berdampak pula terhadap Program Studi Pendidikan Sejarah jika hal tersebut terjadi.

Dr. Dahlena Sari Marbun, M.Ed memberikan tanggapannya terhadap isu yang santer dibicarakan ini “Alhamdulliah, telah dikonfirmasi oleh mas Nadim Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia bahwa hal tersebut tidak benar. Namun jika mata pelajaran sejarah ini dihilangkan atau disederhanakan akan mengalami krisis nasionalisme pada generasi muda” ujar Kepala Pusat Studi Sejarah UISU.

Sejarah adalah mata pelajaran yang mempelajari masa lalu untuk membandingkan masa sekarang dan menjadi satu harapan dimasa yang akan datang bagi generasi muda. Orang yang memahami sejarah adalah orang yang paham perkembangan bangsa ini ke depannya, karena akan memahami masa lalu, masa kini, dan masa mendatang. Sejarah juga mampu memberi ilham atau inspirasi, bersifat instruktif sebagai alat bantu memberi pelajaran atau keterampilan. Dalam mempelajari sejarah, kita akan menemukan hal yang layak diulang dan tidak layak terulang. Sejarah adalah serangkaian pengalaman, dan pengalaman adalah tetap guru yang berharga bagi semua orang.

Ditambahkan lebih lanjut “jika mata pelajaran sejarah direvisi boleh saja, tapi untuk memperdalam materi-materi sejarah dengan perkembangan Teknlogi yang uptudate. Dimana seorang guru mampu menyajikan prangkat teknologi dikelas. Contohnya menyajikan video tentang sejarah, sehingga siswa jelas memahami dan merasakan langsung sejarah tersebut yang mampu menimbulkan rasa nasionalisme para siswa” ujar Dr. Dahlena Sari Marbun, M.Ed (24/09/2020).

Disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadim Makarim dalam klarifikasinya pada Youtube Kemendikbud RI (20/09/2020) bahwa penyederhanaan kurikulum tidak akan dilakukan sampai tahun 2022 dan tidak ada kebijakan apapun yang akan keluar ditahun 2021 dalam skala kurikulum nasional  apalagi penghapusan mata pelajaran sejarah.

1 Komentar

  • I’ve carefully weighed the arguments put forth, but I believe it’s crucial to acknowledge the presence of alternative perspectives.

    Daftar Rajaspin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *